4 Tahun Bekerja di Bea Cukai

07 Sep 2018

Pernahkah kalian penasaran dengan bagaimana rasanya menjadi mahasiswa stan jurusan bea cukai hingga ditempatkan di instansinya ? Kali ini ada cerita dari salah satu Alumni PKN-STAN. 

Perkenalkan saya Sabda Awal, kelahiran Sumatera Utara. Saya menjadi pegawai Bea Cukai setelah lulus sebagai mahasiswa STAN.

Sewaktu kuliah, saya memilih prodi D1 Kepabeanan dan Cukai STAN. Saya hanya kuliah selama 10 bulan dan lulus pada tahun 2012.Ada beberapa cara menjadi pegawai Bea Cukai :

  1. Kuliah di STAN dengan memilih jurusan Kepabeanan dan Cukai.
  2. Mengikuti seleksi umum rekruitmen umum CPNS Kementerian Keuangan.

Baiklah, usia pekerjaan saya masih seumur jagung. Jika dihitung-hitung baru 4 tahunan. Dulu mengapa saya memilih jurusan Bea Cukai karena saya merasa saingannya tidak terlalu banyak (Ujian Saringan Masuk STAN). Karena, pada saat itu prodi Bea Cukai hanya untuk laki-laki saja, sedangkan sekarang laki-laki dan perempuan boleh mendaftarkan diri. Dibandingkan dengan jurusan pajak, semua gender boleh mendaftarkan diri.

Begini Cerita Saya 4 Tahun Bekerja di Bea Cukai. Persyarata masuk jurusan beacukai untuk laki-laki tinggi minimal 165 cm, sementara perempuan 160 cm, Mata harus sehat, tidak boleh rabun. Sehat fisik dan rohani. Tuh kan, saingannya jelas makin sedikit dengan persyaratan tambahan diatas. Saat mendaftar, saya sama sekali tidak tahu Bea Cukai itu apa. Lucunya, junior-junior saya ketika saya tanya, "Sewaktu mendaftar, tahu Bea Cukai itu apa?". Mereka jawab, "Tidak tahu Bang". Jawabannya sama seperti saya dulu, hahaha. Seiring berjalannya waktu, Setelah dinyatakan lulus, Penempatan pertama saya di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Belawan,- Sumatera Utara. Pada saat itu saya belum Jadi PNS

Saat penempatan pertama, kami tidak semata-mata langsung menjadi PNS, bahkan bukan pula CPNS, melainkan CCPNS (Calon CPNS) alias OJT (On Job Training). Masa OJT sudah mendapatkan gaji sebesar Rp 800.000/bulan. Sisanya akan di rapel ketika status sudah menjadi CPNS, seperti gaji pokok, tunjangan kinerja, dan tunjangan tambahan.

Yang ingin tahu saya sudah memperoleh apa saja selama bekerja, silahkan baca 4 Tahun Bekerja Sudah Punya Apa?. Sebenarnya ini bagian dari Money management yang saya jalani dengan baik. Pada setiap kantor terdiri dari bidang/divisi, dalam Bea Cukai disebut sebagai seksi. Nah, saya ditempatkan di Kaur (semacam subseksi) Tata Usaha dan Kepegawaian. Sampai sekarang saya belum pernah terjun langsung ke bagian teknis, hihi. OJT itu menggunakan baju hitam putih. Persis seperti pakaian pegawai magang di tempat umum. Disini saya belajar banyak, mengenai tata usaha dan kepegawaian. Mulai dari hal-hal kecil, seperti pendistribusian surat, penomoran surat, penggandaan bahkan hal terkecil cara stempel yang benar pun diajarkan. Jadi saya merasa bersyukur ditempatkan dibagian tata usaha ini. Saya juga sempat diperbantukan sebagai staf kepala kantor. Dari pekerjaan-pekerjaan kecil itu saya mulai belajar tentang kepegawaian, mulai dari cuti, absensi, kontrak kinerja, pembuatan surat Tugas, surat perjalanan dinas, tata cara menjawab surat sampai pendosiran file-file pegawai. Sedikit banyak saya juga mengetahui peraturan terkait tata usaha dan kepegawaian.

Saat SKEP CPNS kami keluar, maka secara resmi kami menjadi CPNS. Saat itu, saya sudah kebagian bakal baju untuk dibuat seragam. Adapun pengangkatan menjadi PNS tepat di 1 Oktober 2013. Pada 1 Oktober 2017 lalu golongan saya naik, dari II.a menjadi II.b. Sebelumnya menggunakan pangkat garis satu putih, sekarang sudah garis dua putih. Secara struktural dan memenuhi ketentuan, setiap 4 tahun sekali golongan akan naik. Untuk soal golongan, tamatan D1 golongan II.a, tamatan D3 golongan II.c, penerimaan umum S1 golongan III.

1. Rolling

Biasanya disetiap kantor ada kebijakan rolling, yaitu pemindahan pegawai ke seksi lainnya setiap 6 bulan sekali. Tujuannya agar pegawai paham tugas di setiap masing-masing seksi yang ada. Makanya, meskipun statusnya sebagai pegawai Bea Cukai, jika ditanya case A, belum tentu tahu tentang masalah tersebut. Karena sebelumnya memang belum pernah menghadapi case A. Sama seperti di kantor umum lainnya, rata-rata pegawai hanya menguasai bidangnya masing-masing. Bahkan saya pernah ditanya oleh teman tentang barang kiriman pos dan barang bawaan penumpang di bandara kedatangan internasional. Ya, saya harus cari informasi dulu, cari peraturan dan menghubungi teman-teman yang berhubungan langsung dengan tugas tersebut. Apalagi jika saya ditanya soal cukai 😂 saya minim pengetahuan soal yang satu ini.

Sejak status saya menjadi CPNS saya pun di-rolling ke seksi Pengolahan Data dan Administrasi Dokumen (PDAD),- subseksi Pengolahan Data. Nah, Pengolahan Data tugasnya mencakup memenuhi permintaan data dari internal dan eksternal, mengolah data, menjadi administrator, termasuk urusan jaringan, hardware dan yang berhubungan dengan vendor penyedia internet. Atasan mengetahui jika saya menyukai IT, makanya dipindah ke subseksi tersebut. Sekarang ini yang saya rasakan, penempatan seorang pegawai pada suatu seksi disesuaikan dengan minat dan bakat pegawai tersebut. Selama 3,5 tahun saya ditempatkan pada subseksi ini.

Kemudian saya dipindahkan ke seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi,- subseksi Layanan Informasi. Di seksi ini saja bekerja di frontdesk untuk mengedukasi setiap orang yang datang, bertanya, dan menelpon untuk mengetahui infromasi Kepabeanan. Selain itu, termasuk menyelesaikan sebagian kecil permasalahan di bidang kepabeanan. Ditambah setiap kegiatan penyuluhan dan sosialisasi saya ikut menjadi panitia.Jobdesk ini juga membuat saya banyak membaca peraturan-peraturan terbaru supaya tetap update. Bertanya kesana-kemari jika ada hal yang tidak saya ketahui. 

2. Mutasi

Pada Direktorat Bea dan Cukai, mutasi itu pasti bagi semua orang. Di awal lulus STAN maupun lulus rekruitmen umum CPNS pasti ada surat pernyataan yang harus ditandatangi, yang isinya bersedia ditempatkan dimana saja, dari ujung timur hingga ujung barat Indonesia, hihi. Tetapi jangan khawatir, kemanapun pindah tugasnya, diakhir masa bhakti biasanya pegawai akan dikembalikan ke daerah homebase sesuai dengan data yang diisi oleh pegawai yang bersangkutan. Tidak jarang juga ada yang cukup kesulitan saat mutasi, terlebih lagi yang sudah menikah dan memiliki anak. Kebayangkan bagaimana repotnya pindahan ? Jika masih single  tidak masalah, tinggal bawa badan dan perlengkapan. Kelar deh. Beda cerita yang sudah  berkeluarga dan memiliki anak. Banyak pertimbangan yang harus dibuat, apakah tempat tugas baru kondusif (cocok) untuk keluarga, apakah kita siap jauh dari suami/istri/anak, bagaimana reportnya urus pindah sekolah anak, dan lain sebagainya. Tetap saja semua harus dijalani. Akhirnya saya juga dimutasikan ke Kantor Pusat Bea dan Cukai di Jakarta tepatnya di Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai pada November 2017.

Bisa dikatakan Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai ini adalah unit IT-nya Bea Cukai. Dalam direktorat ini pun terbagi beberapa subdit dan saya ditempatkan di Pengembangan Sistem Aplikasi alias jadi progammer. Dulu, sewaktu saya masih di PDAD memang sempat belajar HTML, CSS, MYSQL, dan PHP secara otodidak. Mungkin ini salah satu alasan saya dipindahkan kemari. Ternyata sampai disini pengembangan aplikasi menggunakan Java. Yahhh akhirnya saya belajar lagi, tambah bahasa pemrograman yang baru. Saya tidak pernah menyangka akan menjadi progammer padahal dulu kuliah jurusannya itu Bea dan Cukai, tidak ada basic programmer sama sekali. Yang Sering Orang Salah Persepsi, Karena dulu saya bekerja di area pelabuhan banyak teman yang tanya "Eh, ada barang black market ga? Aku beli dong." Barang black market dari mana?!!! Barang black market itu kan barang penyeludupan yang intinya mengelabui petugas Bea Cukai untuk menghindari pajak dan bea masuk. Masak tanya barang BM ke petugas Bea Cukainya yang tidak tahu-menahu. Hehe. Teman-teman jika ingin mengetahui informasi Kepabeanan dan Cukai atau yang memiliki permasalahan terkait hal tersebut bisa langsung hubungi call center Bravo Bea Cukai 1500225.Oiya teman-teman pasti penasaran di Bea Cukai bisa jadi apa saja. Diantara yang bisa saya sebutkan :

  1. IT : programmer, networking, security
  2. Audito
  3. Juru Sita
  4. Penyidikan
  5. Penindakan
  6. Patroli
  7. Pemeriksa Barang
  8. Pemeriksa Dokumen
  9. K-9 (dog handler)
  10. Unit Narkotik
  11. Ahli Lab
  12. Call Center
  13. Hingga kehumasan yang jago menggunakan kamera (fotografi dan videografi)
  14. Dan lain sebagainya...

Ada beberapa tips untuk kalian yang ingin menjadi pegawai Bea Cukai:

  1. Jika Anda masih SMA, maka niatkan didalam hati untuk kuliah di PKN STAN. Anda dapat belajar lebih giat pasca lulus SMA. Belajar soal-soal USM (Ujian Saringan Masuk) PKN-STAN, dan agar lebih intensif silahkan mendaftarkan diri di tempat bimbel (Bimbingan Belajar).
  2. Informasi PKN STAN dapat diperoleh di pknstan.ac.id
  3. Namun, jika Anda sudah terlanjur kuliah ditempat lain, atau malah sudah wisuda. Senantiasa update informasi rekurtmen umum CPNS Kementerian Keuangan. Biasanya beritanya masif lho. Pengumuman lengkap selalu tersedia di website Kemenkeu.go.id.

 

 

Sumber:

https://www.blogsabda.com

https://www.pknstan.com

Masih Ragu?
Yukk coba daftar bimbel GRATIS dari ENS-STAN