ENS Indonesia

Please wait...

Blog

ENS TIPS

6 Tips Jitu Mengatasi Homesick Saat Merantau!

Published at 28 Dec 2018 12:52

Hi STANers! Dari segala penjuru Indonesia, sudah siap jadi bagian dari PKN STAN?! Tentunya, segala persiapan pasti sudah kamu lakukan untuk bisa masuk PKN STAN. Tapi ngomong-ngomong kesiapan untuk masuk PKN STAN, kamu sudah siap belum nih untuk jadi anak rantau?

Sebagai mahasiswa baru dari kota nan jauh di mato, pasti jadi challenge tersendiri untuk kamu, karena nggak hanya mesti bisa beradaptasi di kampus, juga mesti bisa menyesuaikan diri di perantauan.

Minggu-minggu pertama kuliah itu pasti rasanya sulit banget, masih canggung tidur di kamar kos sendirian yang sepi, bingung mau makan apa, nggak ada sarapan yang biasanya disiapkan ibu setiap pagi. Sedih ya, hihi.

Tapi kesedihan itu nggak akan begitu berasa kok kalau kamu coba tips ini. Ini tips dan trik yang jitu banget untuk kamu agar bisa cepat beradaptasi di lingkungan baru dan mengobati rasa kangen kamu sama kampung halaman.

baca juga: 7 Tempat Makan Favorit Anak PKN STAN!

 

1. Tetap Kontak Keluarga Secara Berkala, tapi Jangan Terlalu Sering

(image:hellosehat.com)

Nggak ada obat homesick yang paling ampuh selain bisa ketemu langsung sama-sama orang yang kamu kangenin. Sayangnya, untuk anak rantau, pulang ke rumah itu bukan pilihan yang mudah dan murah untuk dilakukan.

Sebagai kid zaman now, yang hidup pada masa teknologi yang mempermudah segalanya, kamu akan bisa dengan mudah mengontak keluarga. Nggak hanya telpon kamu juga bisa video call, itu pasti ampuh banget untuk mengusir rasa sepi selama di perantauan. Tapi jangan keseringan, karena bisa saja rasa homesick kamu akan semakin merajalela lho.

 

2. Hangout Bareng Teman Sesama Anak Rantau

(image:hipwee.com)

Anak rantau di seantero kampus itu nggak hanya kamu aja kok. Mungkin ada yang kampung halamannya lebih jauh dari kampung halamanmu. Jadi, jangan pernah meratapi sedihnya jadi anak rantau sampai berlarut-larut.

Di kampus kamu akan menemui perkumpulan daerah lho, perkumpulan ini dijadikan sebagai wadah silaturahim mahasiswa yang “satu kampung”. Kamu nggak perlu ragu untuk join, bisa ketemu sama temen sekampung di perantauan itu, feels like home banget deh!

Nggak ketemu teman sekampung? Nggak perlu sedih! Gabung bareng anak rantau yang beda kampung juga nggak kalah asyik kok. Kamu bisa menjalin pertemanan sambil mengobati rasa homesick bersama-sama dengan bertukar cerita seru tentang kampung halaman masing-masing.

 

3. Buat Kamar Kosan Senyaman Kamar Kamu di Rumah

(image:tokopedia.com)

Nggak ada salahnya kok kamu “memindahkan” kamar kamu di rumah ke kamar kosan kamu. Ya, tapi bukan berarti kamu harus ribet bawa-bawa properti yang otentik dari kamar kamu di rumah. Cukup dengan mengatur letak barang, penerangan, serta kondisikan kamar sesuai dengan dirimu.

Jadi, ketika kamu menginjakan kaki di kamar kosan, kamu nggak ngerasa asing banget sama suasananya. Ini ampuh banget lho untuk membuat kamu betah jadi anak kos. Karena kamu pasti akan menghabiskan banyak waktu di kamar kos.

 

4. Jangan Kupu-kupu!

(image:gogirl.id)

Rasa sedih karena homesick nggak akan hilang begitu saja kalau kamu nggak berusaha untuk mengalihkan perhatian kamu ke sesuatu yang lebih berfaedah. Ingat lagi deh, tujuan kamu kuliah, jauh dari orang tua, itu untuk apa?

Karena itulah jangan jadi kupu-kupu alias “kuliah-pulang, kuliah-pulang”, ada baiknya kamu cari kesibukan di luar kampus atau di luar kegiatan belajar kamu, agar perhatian kamu dari rasa kangen kampung halaman bisa teralihkan. Tapi, yang penting manajemen waktu harus bisa dijaga agar kuliah nggak keteteran, dan nggak kelupaan jadwal video call sama ayah ibu setiap weekend.

 

5. Akrabkan Diri Dengan Penghuni Kosan Seperti Keluarga Sendiri

(image:hipwee.com)

Meskipun  kamu bukan seorang mahasiswa “kupu-kupu”, kosan akan jadi salah satu tempat yang akan menemani kamu menghabiskan hari. Agar bisa lebih nyaman, tentunya kamu harus berusaha untuk mengakrabkan diri, nggak cuman sama suasana kosan saja tapi juga dengan para penghuninya. Maksudnya, penghuni nyata lho ya, hehehe.

Kalau lagi homesick kamu nggak boleh kebanyakan mengurung diri di kamar. Coba deh, ngobrol sama sesama mahasiswa di sekitar kamarmu, nongkrong cantik di ruang bersama ketika suntuk mengerjakan tugas. You’ll never regret this decision, because they will be your second familly when your first isn’t always present.

 

6. Eksplore Kota Tempat Tinggal Barumu

(image:mystalk.com)

Seperti kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Kalau udah sayang, lama-lama bisa nyaman. Sama gebetan saja harus pedekate dulu. Masa, kamu nggak mau kenalan lebih dekat dengan kota tempat tinggal barumu biar lama-lama jadi nyaman?

Daripada banyak melamun di kamar kos, mending pergunakan waktu luang kamu untuk eksplorasi pelosok kota. Agar semakin seru kamu bisa ajak teman-teman kamu, baik yang sesama anak rantau atau yang asli sana sebagai tour guide gratis.

Sekalian kamu bisa pelajari rute jalan, jalur angkutan umum, landmark dan tempat-tempat penting, bisa sekalian hunting makanan khas juga. Terus, akrabkan juga diri kamu dengan kebiasaan warga lokal. Tinggal di perantauan sendirian tentunya menuntut kamu untuk bisa hidup mandiri, termasuk kemana-mana harus terbiasa sendiri. Kalau kamu nggak familiar dengan daerah rantau, nanti nyasar sendiri, gimana tuh?

Baca juga: 5 Tempat Hangout dekat PKN STAN, Kamu mau kunjungi yang mana dulu nih?

Enam tips bisa kamu coba kalau lagi diserang homesick. Sisi positif dari merantau atau ngekos adalah kamu bisa menikmati me-time, serta jadi punya ruang pribadi kamu sendiri, ya, dinikmati saja daripada diratapi. Iya ‘kan?

 

Penulis: Anggun Widaningsih
Editor: Dwi Andika Pratama

Related Article